Ciao Italia! (via Paris-Part 3)

Lagi-lagi saya terbangun dini hari karena belum bisa menyesuaikan waktu tidur. Tapi kali ini saya terbangun dengan kondisi lapar karena belum makan malam. Untungnya, saya masih punya sisa kentang goreng dan stok mie instant :p

Hari ini kami akan diajak tur ke Galleria del Costume (museum kostum) yang terletak di dalam Palazzo Pitti (salah satu istana peninggalan keluarga Medici). Karena turnya sendiri baru akan dimulai sekitar pukul 11 siang, maka setelah sarapan kami memutuskan untuk membeli oleh-oleh di sekitar Piazza del Duomo terlebih dahulu. Kemarin saat city tour kami sempat melihat banyak kios yang menjual souvenir di sekitar situ.

Kios Souvenir
(source: www.alamy.com)

Salah Satu Souvenir Khas Itali
(source: www.flickr.com)

Selain menjual souvenir, kios-kios tersebut juga bisa mengirimkan kartu pos ke berbagai penjuru dunia. Sayangnya waktu itu kami sedang diburu waktu. Jadi hanya membeli kartu posnya saja sebagai oleh-oleh. Sekitar pukul 11 siang, kami bergabung kembali dengan para undangan lainnya di lobby hotel. Mereka menanyakan kondisi saya semalam karena mereka pikir saya sakit. Owwhh..saya jadi terharu dibuatnya :')

Awalnya, kami akan pergi ke Palazzo Pitti dengan menggunakan taksi. Tapi karena ada demonstrasi dan banyak jalan yang ditutup, akhirnya Mariana mengajak kami berjalan kaki kembali. It's okay. Meskipun perjalanannya lumayan jauh, tapi pemandangannya sangat indah. Terutama ketika menyusuri sungai Arno.


Sesampainya di Palazzo Pitti, kami disambut oleh direktur dari Galleria del Costume. Dia menjelaskan banyak hal mengenai museum dan isinya.

Di Depan Palazzo Pitti

Bersama Direktur Galleria Del Costume & Profesor dari University of Florence

Bersama Mariana

Bersama Pola Cecchi

Museum ini berisi koleksi baju peninggalan para anggota kerajaan maupun orang-orang terkenal di Itali, seperti artis dan sosialita.




Setelah berkeliling museum, kami diajak ke Giardini di Boboli (taman yang terletak di bagian belakang Palazzo Pitti). Seperti kebanyakan taman istana Eropa lainnya, taman ini ditata dengan indah dan dihiasi aneka patung karya para seniman ternama.





Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 2 siang. Kami pun diajak ke sebuah trattoria (restoran) untuk makan siang. Di sana kami disuguhi aneka makanan khas Toscana. Untuk main course, saya memilih spaghetti prawn. Hati senang, perut pun kenyang :D

Sorenya, kami diundang ke Atelier Giuliacarla Cecchi (butik). Ternyata, butiknya satu gedung dengan hotel tempat kami menginap. Di sini Pola Cecchi menjelaskan tentang banyak hal terkait bisnis fashion-nya. Bahkan kami dipersilakan untuk mencoba baju-baju musim dingin rancangannya.


Sambil berbincang-bincang, kami disuguhi berbagai macam cemilan, espresso, hingga wine (sparkling water bagi yang tidak minum alkohol).


Tidak terasa hari mulai malam. Kami pun pamit karena ini malam terakhir kami di Florence. Sebenarnya besok masih ada acara tur ke Galleri Uffizi (museum seni). Tapi kami sudah pesan tiket kereta ke Milan untuk besok pagi. Setelah pamit, kami berjalan-jalan sebentar di sekitar stasiun Santa Maria Novella. Dalam hati saya berdoa semoga suatu hari nanti bisa kembali lagi ke kota tua yang indah ini :)

Komentar

Postingan Populer